PENULARAN COVID-19 TERHADAP ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa)

Oleh Novia Hidayah Sahri – 19.12.2.149.111

Covid-19 adalah virus yang saat ini terjadi di seluruh dunia dan virus tersebut dapat mematikan. Virus ini adalah jenis virus baru dan sebelumnya covid-19 atau virus corona tidak dikenal oleh kalangan masyarakat.

Apa itu covid-19 ?
covid-19 (coronavirus disease) atau ;ebih dikenal dengan nama “virus corona” adalah virus yang menyerang saluran pernafasan dan jenis virus ini dapat menyebar saat berkontak langsung pada orang lain yang terpapar. covid-19 atau virus corona terjadi pertama kali di Wuhan,Cina, pada bulan Desember 2019.

Apa itu ODGJ ?
ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) adalah sebutan yang lebih pantas dan manusiawi, untuk mengkategorikan para pengidap gangguan kesehatan mental. Gangguan kesehatan mental yang diderita oleh ODGJ tentu saja beragam. Ada gangguan yang terjadi karena faktor genetik, dan juga yang diderita akibat faktor lingkungan.

WHO juga menjabarkan beberapa gangguan jiwa  yang umum dialami ODGJ.

Antara lain :

1. Depresi

2. Bipolar

3. Skizofrenia

Pada saat pandemi covid-19 atau virus corona apakah dapat mengganggu kesehatan mental ?
Tentu, pandemi covid-19 ini akan sangat mengganggu kesehatan mental pada seseorang. Hal tersebut tentu dapat menimbulkan rasa takut dan panik. Apalagi anjuran untuk dia dirumah serta kebijakan sosial distancing , yang kini disebut physical distancing. Sedikit banyak menimbulkan jarak secara emosional antara keluarga, shabat, rekan kerja, teman, atau umat persekutuan ditempat ibadah yang dapat saling memberi dukungan. Bagi sebagian orang, hal ini bisa dirasakan sebagian suatu tekanan atau benan yang sangat besar. Bila tidak dikendalikan, tekanan tersebut akan berdampak negatif pada kesehatan mental.

Hal-hal tersebut tidak hanya berdampak pada orang yang telah memiliki masalah kesehatan mental, seperti depresi atau gangguan kecemasan umum, naun juga dapat mempengaruhi orang yang sehat secara fisik an mental.

Berapa lama masa inkubasi untuk covid-19 atau virus corona ?
Masa inkubasi adalah dimana waktu seseorang terpapar hingga dirinya menunjukan gejala awal.

Di indonesia masa inkubasi bervariasi untuk covid-19 atau virus corona selam 2-14 hari setelah terpapar virus, karena ada kemungkinan orang yang terinfeksi covid-19 dapat menular sebelum menunjukkan gejala yang signifikan.

Tahu gak kalian bagaimana proses penularan covid-19 atau virus corona itu ?
Viruscorona ini dapat menular dan terjadi melelui udara, batuk atau bersin. Mirip dengan influenza, flu, dan suhu tubuh meningkat ketika kita berkontak langsung dengan orang yang terpapar Dan dapat juga melalui sentuhan pada area mulut, hidung dan mata.

hingga saat ini apakah sudah ada vaksin untuk covid-19 atau virus corona itu sendiri?
jadi, hingga saat ini belum ada vaksin yang spesifik untuk covid-19 ini.

Sebelum terinfeksi virus corona atau covid-19 ini alangkah lebih baik jika kita mencegah penularan virus tersebut. Bagaimana caranya?

Ada 5 langkah untuk mencegah penularan covid-19 atau virus corona :

  1. Cuci tangan selaa 20 hingga 30 detik menurut WHO
  2. Jaga jarak minimal 1 meter
  3. Hindari kerumunan atau keramaian
  4. Selalu memakai masker saat keluar maupun didalam rumah
  5. Sering membersihkan barang yang secara langsung sering disentuh.

Kira-kira covid bisa menular terhadap ODGJ atau tidak ya ?

Orang dalam gangguan jiwa seperti ODGJ yang ada di jalan-jalan sampai saat ini belum ada ODGJ yang sakit karna paparan covid-19 atau virus corona

Kenapa bisa seperti itu ?

Ya, karena ODGJ itu sudah tidak merasakan stress dan telah tercipta imunitas alami dala tubuhnya.

Dia sudah terpapar oleh banyak virus didalam tubuhnya, bahkan virus yang lebih berbahaya dari covid-19 atau virus corona itu sendiri. Dan itu sudah menciptakan antibodi alami dalam tubuh ODGJ tersebut.

Namun, sedikit berbeda dengan ODGJ yang ada di yayasan.

Kemungkinan semua orang itu bisa terinfeksi covid-19 Karena semua orang mempunyai resiko mengenai virus tersebut, dan tergantung dari kestabilan imunitas masing-masing orang.